Kamis, 06 Desember 2012

Satan Meeting before Christmas

This is quite thought provoking!
Satan's Meeting (read even if you're busy) 
 

Satan called a worldwide convention of demons. In his opening address he said, "We can't keep Christians from going to church."

"We can't keep them from reading their Bibles and knowing the truth."

"We can't even keep them from forming an intimate relationship with their savior."

"Once they gain that connection with Jesus, our power over them is broken."

"So let them go to their churches; let them have their covered Dish dinners, but steal their time, so they don't have time to develop a relationship with Jesus Christ."

"This is what I want you to do", said the devil. 

"Distract them from gaining hold of their Savior and maintaining that vital connection throughout their day!"

"How shall we do this?" his demons shouted.

"Keep them busy in the nonessentials of life and invent innumerable schemes to occupy their minds," he answered.

"Tempt them to spend, spend, spend, and borrow, borrow, borrow. Persuade the wives to go to work for long hours and the husbands to work 6-7 days each week, 10-12 hours a day, so they can afford their empty lifestyles. Keep them from spending time with their children. As their families fragment, soon, their homes will offer no escape from the pressures of work!"

"Over-stimulate their minds so that they cannot hear that still, small voice."

"Entice them to play the radio or cassette player whenever they drive...to keep the TV, VCR, CDs and their PCs going constantly in their home and see to it that every store and restaurant in the world plays non-biblical music constantly. This will jam their minds and break that union with Christ."

"Fill the coffee tables with magazines and newspapers. Pound their minds with the news 24 hours a day. Invade their driving moments with billboards. Flood their mailboxes with junk mail, mail order catalogs, sweepstakes, and every kind of newsletter and promotional offering free products, services and false hopes."

Rabu, 30 Mei 2012

Kitab Barnabas (Part 2)

Berdasarkan acuan pada bagian pertama telah ditunjukan banyak kekeliruan mengenai Isi dari Kitab Barnabas dari sudut pandang Kristen dan Islam maupun umum. Berikut adalah ulasan lanjutan dari Kitab Barnabas itu.


Riwayat Injil Barnabas
Nama Barnabas pertama kali disebut dalam Perjanjian Baru,yaitu dalam kisah Para Rasul. Dia seorang Yahudi Siprus,suku Lewi,teman serta penyokong Saul dari Tarsus.


Satu-satunya naskah Injil palsu yg dikaitkan secara tradisional kepada namanya yang ada saat ini ialah salinan terbitan abad XVIII dalam bahasa Italia. Tidak ada seorangpun yang pernah melihat atau menyebut sebuah salinan asli dalam bahasa Arab. Lagi pula tidak ada bukti untuk mendukung pendapat adanya Injil Barnabas yg asli.

Barnabas disebut dalam Kisah Para Rasul 4:36 dengan nama Yusuf. Dia menjual ladangnya dan hasil penjualannya diberikan kepada para rasul untuk dibagi-bagikan kepada orang-orang miskin. Kebaikannya mendorong mereka untuk menamakannya Barnabas,yang berarti "Anak Penghiburan".

Dalam buku Injil palsu tsb, penulisnya membuat kesalahan besar dengan memberikan kesan bahwa nama Barnabas diberikan kepadanya oleh Isa dan dia adalah termasuk salah seorang dari 12 murid Isa.

Kitab Barnabas (Part 1)

Kitab Barnabas adalah kitab yang sudah dipercaya ketidak akuratannya dan kesalahannya, sehingga kitab ini ditolak tak hanya dalam kalangan Kristen namun hampir semua orang (sejarahwan, sastrawan, dan kolektor) hal ini dikarenakan isi dari kitab ini sangat salah dari apa yang ada dalam kenyataannya. Bila salah mengapa dipercaya? Lalu ada yang berkata bahwa kitab ini tidak sampai pada umat Kristen dan tidak diterima malahan diterima dan diakui oleh umat Islam. Mengapa hal itu bisa terjadi? Jawabannya sangat mudah. Orang Kristen telah mengetahui keberadaan Kitab ini sebaik Orang Islam pada awalnya dan setelah diteliti dengan seksama dari segala sisi, termasuk isi kesaksian dari orang yang mengaku Barnabas ternyata hasil yang didapat sangat bertolak belakang dari fakta. Bila kitab ini diakui dan diterima Orang Islam itu dikarenakan ada beberapa faktor, salah satunya mereka tidak tahu beberapa fakta yang sangat bertolak belakang dari isi tulisan dalam kitab itu. Serta ada kemungkinan mereka menggunakan kitab ini untuk menggoyahkan iman dan menjadikan sebagai alat perdebatan. Lalu kira-kira kesalahan pada isi kitab ini bagaimana dan apa isi sebenarnya kitab ini akan saya coba ulas.

Apakah Injil Barnabas itu dan bagaimana sejarahnya sehingga menjadi ada?
Pada tahun 1709, John Toland di Amsterdam menerima dari Cremer, kanzelir Raja Prusia, sebuah naskah berjudul 'Injil Barnabas' dalam bahasa Itali, naskah mana sampai saat ini masih disimpan di perpustakaan di Wina. Pada tahun 1718 'Injil Barnabas' mulai disebut dalam karangan John Toland yang berjudul 'Nazarenus or Jewish, Gentile and Mahometan Christianity'.

Kitab ini mulai menghebohkan ketika diterbitkan terjemahannya ke dalam bahasa Inggeris oleh Lonsdale dan Laura Rag dengan diberi judul 'The Gospel of Barnabas' (Oxford, 1907). Pada tahun 1908 kitab ini diterjemahkan oleh Khalil Saada ke dalam bahasa Arab, dan pada akhirnya diperkenalkan ke Indonesia oleh Ahmad Shalaby. Beberapa terjemahan dalam bahasa Indonesia ditulis antara lain oleh J. Bachtiar Affandie (Jasana, 1969), Husein Abubakar & Abubakar Basjmeleh (Pelita, 1970, diterjemahkan dari bahasa Arab), dan Rahnip M. (Bina Ilmu, 1980).

Selasa, 29 Mei 2012

Isa Almasih tidak mati versi Gospel Barnabas

Benarkah Dia mati diatas kayu salib? Mengapa Dia yang disebut Nabi yang tidak pernah melakukan Dosa dan Suci dapat menerima kematian yang begitu hina? Apakah alasan Dia rela untuk mati disalib? Benarkah Judas Iskariot yang menghianati Isa yg disalib menggatikan Isa? semua ini mungkin didasarkan pada kemunculan suatu kesaksian yang diakui sebagai "Gospel of Barnabas" dan bisa dilihat dalam berbagai terjemahan agar lebih mudah, namun lebih akurat dalam bahasa Inggris saya perhatikan. Lalu bagaimana Kematian Isa sesungguhnya?

Dalam segi sejarah, kematian Isa yang disebut Al-Masih dalam bahasa Ibrani (Χριστός Christos dalam bahasa Yunani) adalah kisah nyata yang dapat dilihat dan paling dikenal hampir seluruh manusia dibumi. Selain itu kematian-Nya adalah kisah yang sampai hari ini banyak orang mempelajari dan mencoba meneladani hidup-Nya selain ingin menguji kebenaran kisah dari kitab Injil. Seperti yang sudah saya jelaskan pada bagian sebelumnya mengenai jati diri Isa dalam "Siapakah Isa dari Nazaret yang sebenarnya?", maka kita tahu dan kita juga bisa melihat dalam beberapa tulisan bahkan dalam kitab suci umat Islam juga disebutkan bahwa Isa adalah Nabi yang Suci dan semasa hidupnya dia adalah "Nabi yang tidak pernah melakukan DOSA", lalu mengapa dia mau mati diatas kayu salib yang dianggap hina itu? Ini kembali pada

Senin, 07 Mei 2012

Doa yang Berkenan dan Benar

Doa, mungkin banyak orang yang mengerti apakah arti doa itu namun sedikit yang mengerti bagaimana berdoa dengan benar dan berkenan di hadapan Allah. Berikut ini ada begitu banyak pertanyaan mengenai Hal Berdoa. mari kita lihat apa saja itu?

Bagaimana cara kita berdoa?

Tidak sedikit kita temui orang yang selalu berdoa dengan bertele - tele (berbelit - belit) dan kadang kala kita menemukan mereka berdoa di tempat ibadah bahkan dengan berteriak atau dengan membandingkan dirinya dengan orang lain. Hal ini amat sangat tidak berkenan dihadapan Allah, mengapa? Karena Allah kita sama seperti seorang Bapa / Orang Tua kita sendiri. Coba bayangkan, kita hidup selama masih kecil dan masih belum bisa apa - apa dan bahkan belum bekerja tapi kita lapar. Apakah orang tua kita tidak tahu? Mereka pasti tahu dan mereka tahu kapan harus memberi kita makan, terlebih lagi Allah yang selalu menjaga kita dan mengasihi kita, masakah Dia lupa atau tidak tau apa kemauan kita sehingga bila berdoa meminta sesuatu harus berbelit - belit? Allah akan lebih suka kita berdoa seperti seorang anak kecil, mengapa? karena mereka sederhana dan mereka hanya tau meminta apa yang mereka benar - benar inginkan tanpa embel - embel yang lain. Doa mereka tulus dan jujur apa adanya.

Minggu, 06 Mei 2012

Mengikuti dan Meneladani Isa

Siapakah Isa sehingga kita harus meneladani hidupnya bahkan kita mau mengikuti Dia? Berbeda dengan pertanyaan, “Apakah ada Allah?” jarang orang mempertanyakan apakah Isa ada. Pada umumnya Isa hanya dipandang sebagai seseorang yang pernah hidup di bumi tepatnya di Israel 2000 tahun yang lampau. Perdebatan baru dimulai ketika topik mengenai identitas Isa didiskusikan. Hampir setiap agama besar mengajarkan bahwa Isa adalah seorang nabi, atau guru yang baik atau seorang manusia yang saleh. Masalahnya Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa Isa lebih dari sekedar seorang nabi, guru yang baik atau orang yang saleh.

Apakah Arti Tritunggal Bagi Kaum Nazrani (Kristen)?

Apakah istilah "Tritunggal" berarti pengikut Nabi Isa percaya kepada tiga tuhan?
           
Banyak orang, termasuk orang Nazrani sulit memahami konsep Trinitas, atau Tritunggal pada Tuhan Allah.  Memang kesulitan ini tidak mengherankan.  Ingatlah bahwa kita, yang diciptakan, berusaha memahami hal-hal yang paling dalam tentang keberadaan Pencipta kita.  Memang kalau kita mengatakan bahwa kita memahami hal ini dengan sempurna berarti kita sudah menganggap diri lebih besar dari Yang Mahabesar sendiri.   Kita hanya dapat "menjamah rumbai jubahNya" dari pada rahasia yang kudus ini.  Semua harus setuju bahwa Tuhan Allah tidak pernah dulu, tidak sekarang dan tidak akan berada sebagai "tiga" tuhan yang bersatu menjadi satu.  Ide ini sangat bertentangan dengan iman orang Nazrani yang mengerti dan percaya Kitab Suci. 


Apakah Pahala dan Perbuatan Baik dapat menghapuskan Dosa kita?


Kalau kita memikirkan pertanyaan ini dengan logis, secara nyata kita tidak dapat menghapus dosa kita dengan amal atau perbuatan baik kita.  Dalam kata lain kita tidak bisa mensucikan diri dengan usaha diri sendiri.  Bayangkan perumpamaan ini:  tangan seorang tukang reparasi mesin di bengkel pada ahkir hari kerjanya: hitam, bau dan berminyak, bukan?  Bagaimana kalau dia berusaha mencuci tangannya memakai air kran saja?  Dia menggosok dan menyikat tangannya namun tetap kotor sekali.  Dia sungguh-sungguh ingin membersihkan tangannya sampai tangannya menjadi merah dan sakit, namun walaupun dia berusaha semaksimal mungkin, tangannya tetap kotor.  Apa yang dia perlukan?   Sesuatu dari luar, yaitu sabun, bukan?  Begitu juga dengan hidup kita yang berdosa.  Usaha kita yang paling baik, misalnya hidup bersusila, menolong sesama, beribadah dan berdoa setiap hari adalah kegiatan yang baik, namun tidak akan menghasilkan pengampunan dosa.  Hanya Tuhan Allah yang dapat mengampuni dan menghapus dosa. 


Siapakah Isa dari Nazaret yang sebenarnya?

Kitab Suci memakai banyak sebutan kepada Isa dari Nazaret. Salah satu yang paling sering dipakai ialah Kristus, dari kata bahasa Yunani Kristos / Kristos atau Mesias, kata dari bahasa Ibrani הישוכ / Masyiyah. Kedua kata tersebut berarti "Yang Diurapi", yaitu yang dipilih khusus dan dikuasai Tuhan Allah untuk suatu karya yang unik, tunggal dan paling penting. Kata Almasih berasal dari bahasa Arab langsung yaitu  Masyiyah namun Almasih tidak punya arti sendiri dalam bahasa Arab. Beberapa sebutan lain untuk Isa di dalam Alkitab ialah Juruselamat, Penebus Dosa, Pengantara, Imam Besar yang Agung, Firman Allah yang Kekal, Terang Dunia, Gembala yang Baik, Pintu, Jalan, Kebenaran, Kehidupan, Hakim Agung, Putra Mariam, Anak Manusia, Nabi, Raja segala Raja, dan Tuan segala Tuan, Anak Domba Allah, dan banyak lagi. Namun sebutan yang paling menarik banyak orang dan menggangu lebih banyak orang lagi ialah nama yang sangat aneh dan menakjubkan yaitu: Anak Tunggal Allah, atau dalam bahasa Yunani: uios monogenhς qew, huios monogenes theo)

Sabtu, 05 Mei 2012

Apakah Benar Isa disiksa dan Mati di Salib?

Penyaliban adalah cara hukum mati yang paling kejam dan paling mempermalukan. Korban ditelanjangi, kemudian kaki dan tangannya dipaku pada kayu salib. Dia diangkat tinggi-tinggi dan dibiarkan sampai mati setelah beberapa jam sampai 2 atau 3 hari. Tidak ada alasan yang masuk akal mengapa pengikut-pengikut Isa mau menceritakan kematian sedahsyat ini kalau ceritanya tidak benar. Namun fakta penyaliban Isa diakui oleh setiap saksi Nazrani pada awal permulaan gerakan Nazrani. Isa Almasih sendiri bernubuat (meramalkan secara illahi) tiga kali pun bahwa dia akan ditangkap, disiksa, dibunuh tersalib dan kemudian bangkit dari orang mati pada hari ketiga.  Semua Kitab Suci Nazrani, baik surat para rasul dan semua kitab Injil yang diyakini umatNya, menekankan dengan satu suara pembunuhan terhadap Isa. Para penulis yang tidak memihak dan musuh Isa pun menegaskan kematiannya.